MATERI AJAR IPS
TERPADU KELAS IX
GURU : EKA DARMAWATI,
S.Pd
MADRASAH : MTSN 2
INDRAGIRI HILIR RIAU
Benua Eropa
Eropa berasal dari kata ereb (surub). Seorang penulis menyebut Eropa sabagai Negeri Terbenam. Hal itu kebalikan dari Asia yang disebut sebagai Negeri Terbit. Eropa merupakan benua yang daratannya terendah di dunia. Ketinggian rata-rata hanya mencapai 300 m. Eropa sebenarnya bukan merupakan suatu benua tersendiri, melainkan merupakan semenanjung di Asia. Bentuk dan kebudayaan Eropa mempunyai ciri-ciri yang unik, sejak dahulu Eropa dianggap sebagai benua tersendiri. Karena Asia dan Eropa menjadi satu, keduanya sering disebut Aspa, singkatan dari Asia dan Eropa. Orang-orang Eropa dahulu menyebut Eurasia (Eropa dan Asia).
Sejarah Benua Eropa
Eropa memiliki sejarah kebudayaan dan ekonomi yang panjang,
dimulai dari Palaeolitik. Penemuan terakhir di Monte Poggiolo, Italia, dari
ribuan batuan buatan tangan yang ditanggal karbon sejauh 800.000 tahun lalu,
memberikan sebuah bukti penting.
Awal dari budaya demokratik dan individualistik Barat
seringkali dikatakan berasal dari Yunani Kuno, meskipun beberapa pengaruh
lainnya, seperti Kristen, juga turut mempunyai andil atas penyebaran konsep
seperti eglitarianisme dan keuniversalan hukum.
Kekaisaran Romawi membagi benua sepanjang Rhine dan Danube
selama beberapa abad. Mengikuti penurunan Kekaisaran Romawi, Eropa mengalami
kenaikan dari yang dikenal sebagai Zaman Migrasi. Periode tersebut dikenal
sebagai Zaman Kegelapan sampai ke Renaisans. Pada masa ini, komunitas monastik
terisolasi di Irlandia dan di beberapa tempat lain menjaga dan mengumpulkan
secara hati-hati pengetahuan tertulis yang telah dikumpulkan sebelumnya.
Renaisans dan Monarki Baru menandakan mulainya periode
penemuan, eksplorasi, dan peningkatan dalam pengetahuan ilmiah. Pada abad ke-15
Portugal membuka awal penemuan, yang diikuti oleh Spanyol. Kemudian Perancis,
Belanda, dan Britania Raya turut bergabung dalam membangun kekaisaran kolonial
besar dengan daerah kekuasaan yang luas diAfrika, Amerika, dan Asia.
Setelah masa penemuan, konsep-konsep demokrasi mulai
menemukan pengaruhnya di Eropa. Perjuangan-perjuangan untuk memperoleh
kemerdekaan muncul, terutama di Perancis pada periode yang dikenal sebagai
Revolusi Perancis. Ini mengakibatkan pergolakan yang besar di Eropa karena
ide-ide yang revolusioner ini menyebar ke sepanjang benua. Kebangkitan
demokrasi menyebabkanbertambahnya tekanan di Eropa selain tensi-tensi yang
telah ada karena persaingan di Dunia Baru. Dari semuanya, konflik yang paling
terkenal adalah saat Napoleon Bonaparte merebut kekuasaan dan membentuk
Kekaisaran Perancis yang jatuh tak lama kemudian. Setelah peristiwa-peristiwa
ini, Eropa perlahan-lahan menjadi stabil, namun sisa-sisa dari konsep periode
lama telah mulai runtuh.
Revolusi Industri dimulai di Britania Raya pada akhir abad
ke-18, yang menyebabkan pergeseran dari pertanian, kemakmuran rakyat yang
semakin bertambah dan pertumbuhan penduduk. Banyak negara di Eropa menemukan
bentuknya seperti yang sekarang ini pasca Perang Dunia II. Sejak berakhirnya
Perang Dunia II hingga Perang Dingin, Eropa terbagi kepada dua blok politik dan
ekonomi utama: negara-negara komunis di Eropa Timur dan negara-negara kapitalis
di Eropa Barat. Sekitar tahun 1990, Blok Timur pecah bersamaan dengan jatuhnya
Tembok Berlin.
Karaktersitik Benua
Eropa
Benua Eropa sendiri merupakan gabungan dari beberapa
semenanjung. 2 (Dua) semenanjung besar, yakni daratan utama Eropa dan
Skandinavia, dihubungkan oleh Laut Baltik. 3 (Tiga) semenanjung lebih kecil,
yaitu Iberia, Italia, dan Balkan berada di bagian selatan menghadap Laut
Mediterania.
Laut ini menjadi batas wilayah Benua Eropa dan Benua Afrika.
Di bagian timur daratan utama Eropa yang luas tampak seperti mulut cerobong
asap.
Topografi atau relief dari daratan Benua Eropa sangat
bervariasi. Di wilayah bagian selatan berderet pegunungan, yakni Pegunungan
Alpen, Pyrenees, dan Carpathian. Ke arah utara dari pegunungan itu merupakan
suatu wilayah berbukit-bukit yang luas sampai mencapai dataran rendah di wilayah
utara dan timur.
Busur dataran tinggi terdapat di wilayah barat laut, mulai
dari Pulau Inggris dan berlanjut sepanjang Pegunungan Norwegia. Rangkaian
Pegunungan Alpina melintang di wilayah Benua Eropa dari barat ke timur.
Benua Eropa disebut juga benua putih karena sebagian besar
penduduknya berkulit putih. Adapun karakteristik Benua Eropa, antara lain
sebagai berikut:
- Pertumbuhan penduduk negatif,
sedangkan benua yang lain pertumbuhannya positif
- Asal dari bahasa yang dipergunakan
secara internasional, yaitu bahasa Inggris
- Pelopor penemuan teknologi mesin
uap, pesawat terbang, telepon, dan lampu listrik
- Memiliki keajaiban dunia berupa
menara Eiffel (Prancis) dan menara Pisa (Italia)
- Mempunyai satu sistem mata uang,
yaitu Euro
- Pusat mode dunia di kota Paris
(Prancis)
- Tempat lahirnya ideologi-ideologi,
yaitu kapitalisme, kolonialisme, imperialisme, sosialisme, liberalisme,
dan komunisme
- Kompetisi olahraga sepak bola
menjadi kegiatan bisnis besar di Inggris, Italia, Jerman, Prancis, dan
Spanyl
- Dua negara mempunyai wilayah baik
di Eropa maupun Asia (Turki dan Rusia
1. Bentang alam benua
Eropa
Wilayah Eropa memiliki topografi yang bervariasi, meliputi
dataran tinggi di bagian utara dan barat laut, dataran rendah di bagian tengah
hingga timur, serta wilayah pegunungan di bagian selatan dan barat daya.
Dataran tinggi barat laut, Dataran ini sendiri membentang
dari Britania di Perancis Barat melalui suatu Kepulauan Inggris dan Skandinavia
menuju ke Samudra Arktik. Wilayahnya berupa suatu pegunungan berbatu, plato
tinggi, dan lembah dalam. Serta ketinggiannya beragam.
Dataran rendah tengah (Plain), Dataran ini sendiri
membentang dari lembah Garone di Perancis Barat Daya sampai Pegunungan Ural,
meliputi Perancis Utara, Belgia, Belanda, Britania Tenggara, Jerman Utara,
Denmark, Polandia, dan hampir di semua wilayah negara pecahan Rusia di Eropa.
Bagian yang benar-benar datar yakni wilayah Belanda.
Daerah Pegunungan, Daerah ini meliputi Pegunungan Alpen yang
membentang dari Spanyol hingga ke Kaukasus. Beberapa gunung aktif di wilayah
ini, antara lain yakni Gunung Vesuvius dan Etna di Italia. Pegunungan Alpen
terdiri dari Sierra Nevada, Pyrénia, Apennine dan pulau-pulau berbukit di Laut
Tengah. Pegunungan Kaukasus antara laut Hitam dan Laut Kaspia memisahkan Eropa dengan
Timur Tengah.
- Titik tertinggi di Benua Eropayaitu
Gunung Elbrus di Rusia (±5.642 m). Titik terendahnya terdapat di Laut
Kaspia.
- Beberapa sungai utama di Benua
Eropayaitu
Sungai Wolga, Thames, Donau, Rhein, dan Rhöne, dan Elbe. Danau-danau
terkenal antara lain Danau Onega, Ladoga, Rybinsk, serta Danau Kaspia
(sering disebut Laut Kaspia).
2. Iklim Benua Eropa
Secara umum iklim di Eropa dipengaruhi oleh Arus Teluk dan
Arus Atlantik. Iklim yang dialami oleh seluruh wilayah Eropa bervariasi.
Berikut ini merupakan karakter setiap iklim dan wilayah yang mengalaminya yaitu
sebagai berikut :
- Iklim maritimini dialami di
kawasan Atlantik (Irlandia, Inggris, Belgia, Belanda). Karakter musim
dingin nyaman, musim panas sejuk, dan curah hujan cukup.
- Iklim arktik dan subarktikini
dialami pada wilayah bagian utara (Islandia, Rusia Utara, Swedia Utara,
dan pantai utara Norwegia). Musim panasnya pendek, dan musim dingin sangat
pan-jang dengan suhu yang sangat rendah.
- Iklim kontinental / benuadialami
oleh Eropa bagian timur dan tengah. Perbedaan suhu musim dingin dan musim
panas sangat ekstrim. Sedikitnya curah hujan dipengaruhi oleh angin barat
dari Samudra Atlantik.
- Iklim mediteraniadialami pada
wilayah Eropa bagian selatan di sekitar Laut Tengah
3. Sosial budaya
benua Eropa
Jumlah penduduk Eropa pada pertengahan 2007 mencapai sekitar
733 juta jiwa. Wilayah dengan penduduk terpadat yaitu Eropa Timur.
Masyarakat di Eropa merupakan bangsa kulit putih yang dapat
dibedakan menjadi beberapa kelompok. Kelompok tersebut yakni orang Nordik
(Norwegia, Swedia, Jerman), orang Alpen (Perancis dan Swiss), orang Dinara
(Rumania), dan orang Mediterania (Italia, Portugal, Spanyol), serta orang
Slavia (Rusia, Polandia, Bulgaria).
Masyarakat Eropa bagian barat dan utara sebagian besar merupakan
pemeluk Kristen. Dan sebagian besar penduduk Eropa tengah dan selatan ialah
pemeluk Katolik Roma. Sebagian besar lagi masyarakat Turki ialah pemeluk Islam.
Mayoritas penduduk wilayah timur dan tenggara merupakan pemeluk Kristen Yunani.
Berbagai agama lain juga hidup di benua ini. Eropa merupakan
tempat lahirnya berbagai bahasa yang kini dipakai oleh banyak masyarakat di
dunia. Misalnya bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dll.
4. Perekonomian Benua
Eropa
Perekonomian di kawasan Benua Eropa berkembang pesat.
Potensi penduduk maupun wilayahnya sangatlah mendukung berbagai suatu kegiatan
perekonomian, seperti pertanian, peternakan, perdagangan, serta perindustrian.
Kegiatan pertanian juga dilakukan dengan suatu konsep serta
peralatan modern untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Demikian juga halnya
dengan peternakan. Kegiatan industri maju pesat sejak era revolusi industri
yang juga dipelopori oleh negara di kawasan Eropa.
Negara-negara yang memiliki hasil pertanian dominan,
misalnya Inggris, Belanda, dsb. Hasil-hasil peternakan terutama diberikan oleh
Denmark, Spanyol, dan Belanda.
Negara industri yang terkenal misalnya yaitu Jerman,
Inggris, dan Rusia. Hasil industrinya berupa otomotif, mesin-mesin berat,
elektronika, dsb.
Secara keseluruhan negara-negara di kawasan Eropa tumbuh
menjadi negara-negara maju, terutama negara-negara di kawasan Eropa Barat
(Jerman, Prancis, Belanda, dll).
5. Letak, Batas dan
Luas
Wilayahnya yang terbentang dari Tanjung Utara (North Cape)
di Norwegia sampai Pulau Kreta di Laut Merah. Dari barat ke timur mulai dari
Tanjung Sao Vicente di Portugal hingga Pegunungan Ural di Rusia.
Letak astronomis Benua Eropa antara 34o51’ LU – 71o06’ LU
dan 9o27’ BB – 66o20’ BT. Eropa sendiri merupakan benua terkecil kedua setelah
Australia. Wilayahnya hanya 7% dari luas daratan di muka bumi (±10.531.623 km2)
dan terbagi atas Eropa Utara, Eropa Selatan, Eropa Timur dan Eropa Barat
Berikut ini batas-batas geografis benua Eropa :
- Sebelah utara : Samudra Arktik.
- Sebelah timur : Pegunungan Ural
(batas dengan Benua Asia), Sungai Ural, dan Laut Kaspia.
- Sebelah selatan : Pegunungan
Kaukasus, Laut Hitam, dan Laut Tengah.
- Sebelah barat : Samudra Atlantik.
Pada peta dunia, Eropa tampak sebagai bagian dari
tetangganya yang jauh lebih besar, yakni Asia. Benua Eropa lebih mirip
perpanjangan Benua Asia ke arah Barat sehingga tampak seperti Semenanjung Asia
yang menjulur ke Barat.
Letak astronomis Benua Eropa adalah antara 36°LU-71°LU dan
11°BB-60°BT. Batas-batas Benua Eropa adalah:
- Di sebelah utara berbatasan dengan
Laut Norwegia dan Laut Barents
- Di sebelah timur berbatasan dengan
Benua Asia dan Laut Kaspia
- Di sebelah selatan berbatasan
dengan Laut Hitam, Selat Bospores, Selat Dardanela, Laut Tengah, dan Selat
Gibraltar
- Di sebelah barat berbatasan dengan
Samudra Atlantik
Luas Benua Eropa kurang lebih 9.669.550 km2. Benua Eropa
terbagi menjadi lima wilayah, yaitu Eropa Utara, Eropa Timur, Eropa Barat,
Eropa Selatan, dan EropaTengah.
Eropa Utara: Swedia, Finlandia, Norwegia, Islandia, Denmark,
Estonia. Eropa Timur: Rusia, Ukraina, Rumania, Belorusia, Bulgaria, Georgia,
Lithuania, Latvia, Moldova. Eropa Barat: Prancis, Inggris, Irlandia, Belanda,
Belgia, Luxemburg, Jerman, Swiss, San Marino. Eropa Tengah: Austria, Hongaria,
Polandia, Rep. Ceko, Slovakia. Eropa Selatan: Spanyol, Italia, Yunani,
Portugal, Kroasia, Bosnia Herzegovina, Albania, Macedonia, Slovenia, Malta.
6. Keadaan dan
Kegiatan Penduduk
Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Eropa pada tahun 2006 lebh kurang 732 juta
jiwa dengan kepadatan 23 jiwa/km2. Sebagian besar penduduk Eropa berkulit
putih.
Menurut ciri-ciri fisiknya, bangsa Eropa dibagi menjadi tiga
kelompok, yaitu bangsa Nor, bangsa Alpen, dan bangsa Mediteran.
- Bangsa Nor
Ciri-ciri bangsa Nor adalah rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Termasuk kelompok itu adalah orang norwegia, inggris, Denmark, Jerman bagian utara, dan Belanda bagian utara. - Bangsa Alpen
Ciri-ciri bangsa Alpen adalah rambut dan mata hitam, tidak begitu tinggi, tengkorak dan mata lebar. Termasuk kelompok itu adalah orang Prancis, Belgia, Swiss, Polandia, Jerman bagian selatan, dan Austria. - Bangsa Mediteran
Ciri-cirinya ialah badan dan tengkoraknya menyerupai bangsa Nor, tetapi rambut dan matanta hitam. Termasuk golongan itu adalah orang Portugis, Spanyol, Italia bagian selatan, dan orang Yunani.
Keragaman agama dan bahasa tampak pada penduduk Eropa.
Selain itu, pendidikan di benua ini snagat maju dibandingkan benua lain.
- Agama
Pada umumnya, orang Eropa memeluk agama Kristen (±96%). Agama Islam dianut oleh orang-orang Turki, Albania, Kirgis, dan Rusia bagian selatan. Selain itu, sekitar 0,2% penduduk beragama Yahudi. - Bahasa
Di Eropa terdapat lebih dari 60 bahasa dan ratusan dialek yang digunakan. Para ahli mengelompokkan bahasa-bahasa tersebut ke dalam rumpun bahasa sebegai berikut:
a. Rumpun Indo-Jerman merupakan rmpun terbesar yang diperkirakan berasal dari daerah sebelah selatan Laut Baltik. Rumpun itu terdiri atas tiga cabang bahasa utama, yaitu bahasa Baltik Slavia, bahasa Jerman, dan bahasa Roman.
b. Bahasa-bahasa
Finno-Ugria merupakan cabang rumpun bahasa Ural. Bahasa-bahasa Finno-Ugria
digunakan oleh bangsa Magyar (Finlandia, Estonia, Katelia, Laplandia, Hongaria,
dan lain-lain).
c. Selain itu, ada
pula kelompok bahasa Albania, bahasa Yunani, dan bahasa-bahasa Kelt yang
terdiri atas bahasa Galia dan bahasa Britania.
- Pendidikan
Pendidikan di Eropa telah maju, bahkan mendudki peringkat teratas di dunia. Negara-negara Eropa yang memiliki tingkat melek huruf kurang dari 90% adalah Albania, Malta, dan Portugal.
Pada umumnya, pendidikan di Eropa Utara dan Eropa Barat lebih bermutu daripada di Eropa Selatan. Hal itu disebabkan negara-negara di bagian utara dan barat, seperti Inggris, Norwegia, dan Swedia lebih kaya daripada negara-negara di bagian selatan, seperti Yunani, Portugal, dan Spanyol. Majunya tingkat pendidikan di sebagian besar negara di Eropa ditandai dengan banyaknya universitas terkenal.
7. Kegiatan Penduduk
Benua Eropa merupakan benua yang secara umum paling pesat
perkembangan nya di segala bidang.
Kegiatan-kegiatan penduduk Eropa adalah sebagai berikut:
- Pertanian
Pertanian di Eropa diolah sangat intensif dan efisien. Jenis tanaman anggur, jeruk, dan sayur-sayuran banyak dihasilkan oleh sejumlah negara yang terletak di sekitar Laut Tengah. Produksi kentang, gandum, barley, dan terigu dari Eropa menempati peringkat teratas di dunia, sedangakan produksi jagung dadn daging, Eropa menempati peringkat kedua setelah Amerika Serikat. - Perikanan
Industri perikanan di Eropa memegang peranan penting dalam perekonomian. Di Norwegia, Islandia, dan Rusia penangkapan ikan paus merupakan industri terbesar. Peran serta perikanan sangat penting dalam perekonomian Islandia dan menduduki peringkat pertama di Eropa. Wilayah perikanan yang paling produktif terdapat di perairan Laut Utara, Samudra Atlantik bagian utara, Samudra Arktik, Laut Norwegia, dan Teluk Biscaye. Norwegia, Rusia, dan Spanyol termasuk negara industri perikanan yang utama di dunia. - Kehutanan
Wilayah hutan di Eropa yang produktif terdapat di Finlandia, Norwegia, Swedia, Prancis, dan Rusia. Di Finlandia, kehutanan termasuk sector yang sangat penting bagi perekonomiannya. Swedia merupakan penghasil utama pulp dan kertas di Eropa. Hasil hutan lainnya, antara lain terpentin dan dammar. - Pertambangan
Benua Eropa merupakan penghasil batu bara dan bijih besi terbesar di dunia. Benua itu menghasilkan sekitar tiga per lima dari hasil baja dunia, separuh dari hasil bijih besi dunia dan hampir seperlima dari hasil bauksit dunia.
Negara-negara yang
kaya akan tambang batu bara adalah Jerman, Inggris, Polandia, Prancis, Rusia,
dan Swedia. Bauksit terutama dihasilkan oleh Prancis, Yunani, Hongaria, Rusia,
dan Yugoslavia. Lignit juga ditambang di Jerman dan negara-negara Eropa bagian
tengah. Hasil pertambangan lainnya adalah tembaga, mangan, nikel, krom, timah,
merkuri, perak, platina, untuk seng, dan minyak bumi.
Inggris adalah negara
penghasil minyak bumi terbesar di Eropa. Di Laut Utara sepanjang perbatasan
Inggris dan Norwegia ditemukan cadangan minyak bumi yang besar.
- Industri
Industri berat dan ringan yang berkembang di Eropa meliputi industri mesin, pesawat terbang, mobil, elektronik, logam, kimia, tekstil, makanan, dan minuman. Eropa merupakan kawasan industri terbesar di dunia. Perkembangan industri di Eropa maju sangat pesat setelah terjadinya Revolusi Industri pada abab ke 18 sehingga menjadi pelopor industri dunia. - Perdagangan
Dalam perdagangan dunia Eropa sangat berperan dan mencatat volume perdagangan tertinggi yaitu lebih dari separuh ekspor dan impor dunia. Barang ekspor dari Eropa yang utama adalah berbagai hasil industri antara lain mesin, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, kimia, dan tekstil.
Perdagangannya
kebanyakan dilakukan antar Negara Eropa. Negara dagang yang sangat maju adalah
Inggris, Prancis, dan Jerman. Untuk memacu perdagangan di antara Negara Eropa
Barat dibentuk suatu wadah yang dikenal dengan nama Masyarakat Ekonomi Eropa
(MEE). Sedangkan di Eropa Timur dibentuk wadah Council for Mutual Economic
Assistance (Comecon). MEE dibentuk pada tahun 1959 oleh Belanda, Belgia,
Prancis, Italia, dan Jerman di Roma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar